Cara Menjalankan Mining di Background (Auto Jalan)

Panduan menjalankan mining di background STB Android menggunakan Termux Boot, agar mining otomatis saat perangkat dinyalakan.

Cara Auto Start Mining di STB Android Saat Dinyalakan (Termux Boot)

Banyak pengguna yang mencoba mining di STB Android menggunakan Termux menghadapi masalah yang sama, yaitu proses mining berhenti ketika perangkat dimatikan atau setelah reboot. Akibatnya, setiap kali STB dinyalakan ulang, kamu harus membuka Termux secara manual dan mengetikkan perintah mining kembali. Hal ini tentu merepotkan, apalagi jika kamu ingin STB berjalan otomatis 24 jam nonstop. Solusinya adalah menggunakan fitur Termux:Boot. Dengan Termux:Boot, kamu bisa membuat script otomatis yang berjalan setiap kali perangkat STB menyala, sehingga proses mining akan langsung aktif tanpa intervensi manual.

1. Install Aplikasi yang Dibutuhkan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan kamu memiliki dua aplikasi utama, yaitu Termux dan Termux:Boot. Termux berfungsi sebagai terminal Linux di Android yang memungkinkan kita menjalankan perintah mining, sedangkan Termux:Boot digunakan agar script yang kita buat bisa berjalan otomatis setelah perangkat dinyalakan. Termux:Boot tidak tersedia di Google Play Store, jadi kamu perlu mendownloadnya melalui F-Droid. Setelah kedua aplikasi ini terpasang, kita bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Buat Folder Boot di Termux

Setelah kedua aplikasi terpasang, langkah berikutnya adalah membuat folder khusus yang akan menyimpan script auto start. Termux:Boot akan mencari script di folder ini setiap kali perangkat dinyalakan, sehingga miner bisa berjalan otomatis.

Buka Termux, kemudian jalankan perintah berikut untuk membuat folder:

mkdir -p ~/.termux/boot

Perintah mkdir -p ~/.termux/boot akan membuat folder ~/.termux/boot jika belum ada. Pastikan perintah dijalankan dengan benar agar folder terbentuk di lokasi yang sesuai dan Termux:Boot dapat menemukan script auto start nantinya.

3. Buat Script Auto Start Mining

Langkah selanjutnya adalah membuat file script yang berisi perintah untuk menjalankan mining secara otomatis setiap kali perangkat dinyalakan.

Buka Termux dan jalankan perintah berikut untuk membuat file script:

nano ~/.termux/boot/start-mining.sh

Setelah masuk ke editor nano, ketikkan script berikut:

#!/data/data/com.termux/files/usr/bin/bash
cd $HOME/xmrig-6.21.2 || exit
nohup ./xmrig > ~/xmrig.log 2>&1 &

Penjelasan script:

  • #!/data/data/com.termux/files/usr/bin/bash → menandai file sebagai script Bash.
  • cd $HOME/xmrig-6.21.2 || exit → masuk ke folder XMRig; jika folder tidak ada, script berhenti.
  • nohup ./xmrig > ~/xmrig.log 2>&1 & → menjalankan miner di background menggunakan nohup dan menyimpan log output ke ~/xmrig.log.

Setelah selesai, simpan file dengan menekan CTRL + O, tekan Enter, lalu keluar dari editor dengan CTRL + X.

Terakhir, berikan izin eksekusi agar Termux:Boot dapat menjalankan script:

chmod +x ~/.termux/boot/start-mining.sh

Dengan ini, setiap kali perangkat dinyalakan ulang, miner akan otomatis berjalan di background tanpa perlu intervensi manual.

4. Beri Izin Eksekusi pada Script

Sebelum script dapat dijalankan secara otomatis oleh Termux:Boot, kita perlu memberikan izin eksekusi pada file script. Jalankan perintah berikut di Termux:

chmod +x ~/.termux/boot/start-mining.sh

Perintah chmod +x memberitahu sistem bahwa file tersebut bisa dijalankan sebagai program. Tanpa izin ini, Termux tidak akan bisa mengeksekusi script saat booting, sehingga miner tidak akan berjalan otomatis. Pastikan langkah ini dilakukan sebelum melanjutkan ke pengujian script.

5. Aktifkan Termux:Boot

Langkah terakhir adalah mengaktifkan Termux:Boot. Buka aplikasi Termux:Boot dan izinkan akses yang diperlukan. Pastikan juga fitur Autostart diaktifkan agar script berjalan setiap kali STB menyala. Setelah semua selesai, lakukan reboot pada STB untuk mengetes apakah script auto start berjalan dengan baik. Jika berhasil, miner akan otomatis aktif di background tanpa perlu kamu mengetikkan perintah lagi.

Tabel Perintah Penting

Untuk mempermudah, berikut tabel yang merangkum perintah utama yang digunakan dalam proses setup auto start mining di Termux:

Perintah Fungsi / Keterangan
mkdir -p ~/.termux/boot Membuat folder khusus tempat script auto start disimpan. Folder ini akan dipantau oleh Termux:Boot saat perangkat menyala.
nano ~/.termux/boot/start-mining.sh Membuat atau mengedit script mining otomatis menggunakan editor nano.
chmod +x ~/.termux/boot/start-mining.sh Memberikan izin eksekusi pada script agar Termux:Boot dapat menjalankannya secara otomatis saat booting.

Penutup

Dengan menerapkan metode ini, kamu tidak perlu lagi membuka Termux dan menjalankan perintah secara manual setiap kali STB dinyalakan. Seluruh proses mining akan berjalan otomatis di background, sehingga penggunaan STB menjadi lebih praktis dan stabil.

Metode ini cocok digunakan jika kamu ingin menjadikan STB Android sebagai perangkat mining ringan yang berjalan 24 jam tanpa pengawasan. Namun perlu diperhatikan, aktivitas mining di STB Android hanya direkomendasikan untuk keperluan pembelajaran atau eksperimen, karena performa dan hasil yang diperoleh relatif kecil. Untuk mendapatkan hasil mining yang lebih optimal, sebaiknya gunakan perangkat dengan GPU atau ASIC.

Faq Post:

Apakah Termux:Boot harus selalu diaktifkan?

Ya, Termux:Boot harus diaktifkan agar script mining dapat berjalan setiap kali perangkat STB dinyalakan ulang.

Apakah STB harus di-root?

Tidak, metode ini tidak memerlukan akses root. Semua pengaturan dapat dilakukan dengan izin normal yang diberikan Termux dan Termux:Boot.

Bisakah menjalankan mining tanpa Termux:Boot?

Bisa, tetapi kamu harus menjalankan perintah mining secara manual setiap kali STB dinyalakan ulang, yang tentu lebih merepotkan dibanding menggunakan auto start.


Posting Komentar